Merayakan Hari Kemerdekaan di Gunung dan Pantai

Merayakan Hari Kemerdekaan di Gunung dan Pantai, Tujuh belas agustus kali ini bagi saya sesuatu yang berbeda karena biasanya pada perayaaan hari kemerdekaan cuma menonton perlombaan, tetapi kali ini merayakan hari kemerdekaan di puncak gunung dan pantai.

 

Gunung yang kami daki adalah gunung yang bisa di tempuh dengan treking yang pendek yaitu gunung api purba nglanggeran. Gunung ini kami pilih karena satu-satunya gunung paling dekat dari kota yogyakarta dengan treking yang pendek. Siang hari sebelum hari kemerdekaan kami mulai melakukan persiapan untuk mendaki. Yang paling penting adalah tenda dan logistik, karena bisa di bayangkan kalau tidak ada persiapan kemudian hujan ada kelaparam.


Sore hari kami mulai melalukan pendakian, mungkin cuma butuh waktu 90 menit, kami sudah sampai di puncak, kemudian menyiapkan tenda terus masak untuk makan malam. Menu makan malam tak jauh dari kebiasaan yaitu indomie dan roti. Sehabis makan kami mulai ngobrol alor kidul sampai larut malam, dan angin gunung pun mulai bertiup kencang sehingga memaksa kami memasang flysheet untuk menahan angin yang menerpa tenda.


Subuh kami sudah bangun untuk berkumpul dengan pendaki yang lain untuk melakukan upacara kecil dengan menyanyikan lagu indonesia raya sambil menanti sunrise dari puncak bukit. Ramainya puncak oleh pendaki cukup menyulitkan untuk mencari spot foto yang pas mengabadikan sunrise. Karena hari makin siang, para pendaki mulai turun, maka tibalah waktu kami untuk mengabadikan momen ini sepuasnya. Setelah puas mengambil foto kami pun turun gunung.


Dalam perjalanan balik, saya kemudian di ajakin teman yang lain lanjut ke pantai masih dalam suasana hari kemerdekaan. Maka saya pun memutuskan utnuk bergabung dengan teman  kepantai. Sesampi di pantai kami pun kembali mengibarkan bendera Merah Putih di atas bukit pinggir pantai. Sungguh suasana yang berbeda dari sebelumnya, dimana  jika puncak gunung ramai maka disini sangat sepi. Oh ya pantai yang kami tuju ini adalah pantai Watu Kodok Gunung Kidul.


No comments