Tilangga' Kolam Alam dengan Mitos Belut Bertelinga

Tilangga' Kolam Alam dengan Mitos Belut Bertelinga, Tilangga' adalah salah satu kolam alam di tana toraja yang menjadi destinasi wisata dari dahulu, namum kurang terkenal di karenakan akses kesana yang lumayan jauh dengan jalan yang rusak. Kolam ini berada di daerah rentelemo, sekitar perbatasan toraja induk dan toraja utara sekarang.


Akses kesana cukup sulit karena tidak ada angkutan yang melewati daerah sekitar, angkutan hanya lewat jalan poros makale rantepao. Jadi kita ingin berkunjung kesana sebaiknya menggunakan jasa rental sepeda motor sehingga tidak menyulitkan untuk masuk dan keluar nantinya. Jika anda tetap menggunakan angkutan umum maka anda akan turun di sekitar SMK Rantelemo kemudian menunggu ojek di karenakan cukup jauh untuk treking.


Kolam tilangga berada di antara rimbunnya pepohonan yang sengaja di jaga untuk tetap menjaga kealamian kolam serta menyejukkan dari sinar matahari di siang hari. Suhu air disini cenderung cukup dingin di pagi hari sesuai demgan suhu toraja yang dingin, namun siang hari mulai naik tetapi tetap dingin karena di lindungi oleh Pepohonan. Jadi jika ingin berenang sebaiknya datang berkunjung di siang hari agar tidak kedinginan.


Air di kolam ini berwarna kehijauan namun tetap jernih sehingga dasar kolam yang dalam tetap kelihatan, walaupun pada dasar kolam terdapat banyak daun-daun dari pohon sekitar. Kolam ini mempunyai bagian yang cukup dalam namun dasarnya tetap kelihatan, tak banyak anak-anak yang mandi melompat dari tebing untuk menikmati mandi di kolam ini.


Kolam tilangga mempunyai mitos yaitu belut(sidat atau masapi bahasa toraja) berkepala yang  hidup di kolam ini. Jaman dahulu kala kita bisa berenang di temani oleh masapi ini namun sekarang sudah susah di jumpai seiring dengan semakin ramainya pengunjung disana. Masapi ini unik karena mempunyai telinga sehingga dianggap keramat dan tidak boleh di makan. Jika ingin melihatnya kadang kala pengunjung membawa telur sebagai makanan untuk Masapi ini.

No comments